bolatangkas 2 – Perjuangan Momentum Messi pada Maracana

Memulai Piala Dunia 2014 daripada Stadion Maracana, oleh sebab itu Lionel Messi kendati hendak mengakhirinya tetap dalam stadion yg serupa. Saat ini, Messi menjalani aksi Piala Dunia saat lembaran yg ke-20 dan meruntuhkan Bosnia- Herzegovina pada skor 2-1 saat Stadion Maracana tertanggal 15 Juni 2014 yang lampau. Ia lulus mendepak 1 gol yang dan kemudian menjadikannya terpilih sebagai man of the match. Tatkala hari Minggu, 13 Juli 2014, sosok Messi hendak jadi ketua dari tim nasional Argentina menentang tim nasional Jerman pada Stadion Maracana ini pada pertandingan final di Piala Dunia 2014.test1

Laksana yang diketahui kalau ketergantungan dr Argentina bakal Lionel Messi benar2 susah terbantahkan. Selain dr hasil di pertandingan, 4 status tokoh terhebat ataupun man of the match pada 6 aksi yg diperoleh Messi menunjukkan akan kontribusinya kepada tim. “Aku benar-benar tidak setuju bagi pernyataan Argentina tidak mampu mengerjakan banyak tanpa adanya aku, ” omongan Messi terhadap permainan bola indonesia.

Ia tidak ingin dibilang menjadi penetap dalam dampak Argentina nantinya. Messi siap aja menyangkal beban pundaknya tersebut, tapi label pesepak bola terhebat dunia yg didapatnya tahun 2009, 2010, 2011, serta 2012 diharap dapat ia sempurnakan dengan menjadi juara di Piala Dunia 2014.

Selesai kalah berkontribusi terbaik bagi mengiringi Argentina atas perempat final pada Piala Dunia tahun 2006 juga 2010, maka tahun inilah Messi akan meyakinkan bahwa dia tdk cuma berperan optimal bagi klubnya, Barcelona. Melewati 6 laga Brasil 2014, Messi sukses mencetak 4 gol di 573 menit penampilan juga menyampaikan Argentina menumpu final yang kelima di dalam Piala Dunia.

Hanya saja setelah perkelahian lawan Belanda silam, Messi benar2 meramaikan keunggulan dgn rekannya dalam bilik ganti pasukan. Mereka juga beberapa kali mengunggah detik kemeriahan ini setelah membawa negaranya melaju. Sejumlah tokoh dr Argentina senantiasa mengerjakan selebrasi umumnya. Tapi, selebrasi itu dirayakan tanpa si kapten, Messi. Karena ketika itu Messi harus jalani tes doping selepas perjuangan. Tes tersebut diketahui diusahakan berdasarkan acak terhadap tiap-tiap pemain.