338A – Costa Acap Ditackle, Mourinho Ngerasa Kesal

Kubu the Blues yg baru saja guna mendapatkan kemenangan lagi dan poin maksimum selesai bertandang ke sarang Everton, Goodison Park guna hari Minggu dini hari tadi (31/8/14) WIB. Walaupun unggul dengan skor gede 6-3, si pendidik atas Chelsea Jose Mourinho merasa amat patah hati dengan yg terdapat di di dalam pertandingan ini. The Special One itu amat keras dengan tindak tanduk para tokoh Everton berada dilaga itu yang telah melanggar daripada sang tokoh hebatnya Diego Costa. Ibarat perkiraan dari Jose Mourinho cara tiap-tiap skuad The Toffees untuk dapat menghentikan Diego Costa pasti terlalu.test1

Mourinho luar biasa mengkhawatirkan dgn adanya tekel-tekel keras yg telah diusahakan setiap tokoh Everton bakal membuat pemain yg udah di datangkan atas Atletico Madrid ini memiliki cidera yang benar-benar. Lebihnya lagi Costa yang telah mendapati cidera hamstring yg tersedia di saat latihan bebas Rabu 27 Agustus 2014 lampau.

“Satu diantara unsur yg super tak senangi untuk pertarungan tadi malam yaitu, selain dr kekhilafan yg ada di lini belakang, bagaimana cara permainan Everton yang menyusun kesulitan tentang pemain depan kami, Diego Costa, ” rasa sesal atas Jose Mourinho yg udah di layangkan di pada media Reuters.

Everton yg udah di sebutkan oleh Jose Mourinho memerankan satu diantara klub yang di hormatinya berada di Inggris. Bekas pelatih dr Real Madrid itu menurunkan pertimbangan umpama kata Everton sebagai salahsatu team yang punya gerakan main serta tradisi sepakbola yg begitu mencengangkan.

“Tetapi, sehabis menyadari banyak kartu yg sudah keluar akibat melanggar daripada tokoh lebih dr sekali, aku merasakan begitu kecewa. Utk di hari ini seluruh orang menguntit Diego Costa dgn tujuan bagi menyungkurkan ke dalam masalah, ” ujar dari Mourinho.

Di dalam duel tersebut sudah menghasilkan Chelsea berada di puncak klasemen sementara setelah tengah belum terkalahkan hingga momen ini. Juga selisih gol yg telah mereka temukan tengah belum pula terkalahkan. 2 gol Diego Costa di dalam rivalitas tersebut memerankan hal yg penting pada si tokoh itu.